- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Mateng mengikuti Bursa Inovasi Desa
Mateng Kareba1– Kabupaten Mamuju Tengah mengikuti Bursa Inovasi Desa Visualisasi program inovatif dan potensi unggulan dari sejumlah desa ditampilkan pada event ini di pendopo Bupati Mateng.
Askary setda mateng dalam sambutannya mengatakan,“Kita harus mampu menjawab kebutuhan yang ada di msyarakat dengan membuat program inovatif dan kreatif,” katanya. Inovasi diharapkan memberi solusi dan menjawab segala permasalahan di masyarakat. Pemerintah (atau, aparat desa) hadir memberikan pelayanan prima untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Askary menegaskan, pemerintah desa harus turun ke lapangan, turun ke lapisan grass root untuk mengetahui dan mencatat apa yang menjadi kebutuhan dasar msyarakat. Dengan begitu menurut dia, inovasi dan kreatifitas akan muncul menjawab permasalahan. Inovasi tersebut bisa melalui sistem, strategi atau metode yang dituangkan dalam RPJM Desa.
Intinya, masyarakat harus terlayani dengan baik, dihargai martabatnya melalui pelayanan prima. Sehingga, lanjut Askary, masyarakat punya trust (kepercayaan) kepada pemerintah. “Inilah yang saya sebut pengaruh timbal balik atau simbiosis mutualisme,” ujarnya.
Dua desa yang dinilai berprestasi yaitu Desa Topoyo dan Desa Tobadak. Keduanya menerima reward berupa tambahan anggaran atas prestasi tersebut.
” Saya perintahkan Kepala Bappeda (Ishak Yunus, red) sebagai KetuaTPAD untuk menambah anggaran untuk Desa Topoyo dan Desa Tobadak,” kata Askary.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mateng, Dzulkifli, menegaskan agar pemerintah desa dapat mengelola dana desa dengan baik, tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alokasi dana desa harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur desa dan program pemberdayaan masyarakat desa,” kata Dzulkifli
Ahmad Munsir, Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan forum pertukaran informasi inovatif dan kreatif dalam rangka mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Inovasi Desa (PID).




0 comments