- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
Warga Keluhkan Pelayanan BPJS di Mamuju Tengah
TOPOYO KAREBA1-Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dikeluhkan warga setempat.
Keluhan ini, disampaikan oleh warga yang permohonannya untuk menjadi peserta BPJS, hingga kini belum diproses.
“Padahal berkas permohonannya diajukan sejak satu tahun lalu. Ditungu-ditunggu tidak ada kabar. Setelah dicek, ternyata memang belum menjadi peserta,” kata Yusran Adiputra, salah seorang warga yang juga merupakan aktifis Komunitas Pemuda Mamuju Tengah, Selasa (1/3/2016).
Sebagai masyarakat, Yusran Adiputra merasa telah dirugikan oleh pihak BPJS Kabupaten Mamuju Tengah.
“Kami merasa dirugikan oleh BPJS yang ada di Mateng. Karena bentuk pelayanannya yang tidak bagus,” kata Yusran.
Yusran menyebutkan, ketika itu, dirinya mengajukan permohonan pendaftaran menjadi peserta BPJS langsung ke kantor BPJS Mamuju Tengah, namun sampai berjalan setahun, permohonan tersebut tidak dilayani.
“Namanya masyarakat, berharap sudah menjadi peserta ternyata tidak, tentu saja saya kecewa,” katanya.
Atas nama masyarakat, pihaknya mengharapkan adanya perbaikan layanan BPJS yang ada di Mamuju Tengah.
Sebab menurutnya, Mamuju Tengah yang merupakan kabupaten baru, secara spesifik, sangat membutuhkan layanan kesehatan yang cepat.
Selain itu, masalah layanan BPJS ini, menyangkut kepentingan orang banyak, sangat disayangkan jika kemudian seolah-olah diabaikan.
“Kami atas nama masyarakat mempertanyakan, mengapa BPJS Mateng seperti ini pelayanannya. Yang kami harapkan BPJS benar-benar memberikan layanan yang sebaik-baiknya.
Hingga berita ini ditulis, pihak BPJS Mamuju Tengah belum dikonfirmasi.
Laporan: Andi Syamsul Alam




0 comments