- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Wapres Ma’ruf Amin: Jangan Mudah Terpengaruh Paham Radikal

Mamuju Kareba1– Kunci kemajuan negara adalah pendidikan sehingga kita dituntut untuk terus belajar dan menjadi manusia yang berguna, terampil, memiliki ilmu pengetahuan. Namun yang terpenting adalah akhlak.
Hal itu ditekankan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, saat meninjau proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan, sekaligus memberian bantuan peralatan pendidikan anak tidak sekolah di SMKN 1 Rangas Mamuju, Kamis, 23 Februari 2023.
“Jangan mudah terpengaruh dengan paham radikal, negara kita adalah negara yang sudah disepakati oleh seluruh elemen bangsa. Jadilah anak yang berkompeten, berbakti dan memiliki semangat bernegara dan meningkatkan skilling, “imbau Ma’ruf Amin
Menurut Ma’ruf Amin, pendidikan sangat penting kedepan karena itu diperlukan kompetensi, sebab yang tidak memiliki pengetahuan akan tertinggal.
“Maka itu kita prioritaskan pembangunan, kita ingin negara ini maju, negara maju yang berkualitas,”pungkasnya
Sementara, Kepala Sekolah SMKN 1 Rangas, Mahmud menuturkan, kunjungan Wapres diharapkan dapat menjadi motivasi bagi guru-guru dan siswa, mengingat terselenggaranya pembangunan tersebut telah mengcover semua kompetentsi keahlian pada pendidik.
“Bukan hanya sekedar kunjungan, tapi sebelumnya sudah ada bantuan yang disalurkan, sehingga bangunan-bangunan ini dapat terbangun dan mengcover kompetensi keahlian di kita, “pungkas Mahmud saat di temui awak media
Mahmud menyampaikan, selama dua bulan terakhir proses belajar siswa dilakukan sebagian online sebagian tatap muka. Namun dalam mengoptimalkan proses belajar, Ia berharap pada bulan Maret dilaksanakan proses belajar normal.
“Saya berharap di bulan Maret ini sudah bisa dilaksanakan proses belajar yang normal, supaya tidak terlalu berefek pada sikap anak, karena belajar sesungguhnya itu bukan hanya Ilmu pengetahuan, tapi membangun karakter pada anak, karakter itu harus ditunjukkan, “tutupnya
Dalam peninjauannya, Wapres didampingi Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik, Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muh. Natsir. ( suaib )




0 comments