- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PETUGAS MEDIS DIMINTA TURUN LAPANGAN
ADVETORIAL INI DIPERSEMBAHKAN OLEH DINAS KESEHATAN PROVINSI SULBAR
MAMUJU KAREBA1- Petugas puskesmas diminta turun ke lapangan guna memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Puskesmas jangan hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung saja, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga memberikan pelayanan
kesehatan di wilayah kerjanya.
Puskesmas mesti melakukan analisis terhadap hasil pendataan dan merencanakan upaya intervensi yang dilakukan terhadap masalah kesehatan dengan demikian pendekatan keluarga tidak hanya berupa pendataan atau sensus saja.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Ahmad Azis.pendekatan pelayanan kesehatan mesti terintegrasi dan berkesinambungan, dengan target keluarga, didasari data dan informasi dari profil kesehatan keluarga sehingga datanya valid agar dapat diberikan intervensi awal dalam mengoptimalkan kesehatan.
Dia mengatakan saat ini Kementerian Kesehatan, dalam percepatan pelaksanaan Nawa Cita kelima, berupaya meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan
Ia mengatakan ada tiga hal pokok sebagai strategi meningkatkan kesehatan, di antaranya membangun paradigma sehat yang dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan kesehatan,
penguatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, penguatan pelayanan kesehatan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan pelayanan kesehatan menggunakan pendekatan “continum of care”, dan
intervensi berbasis risiko kesehatan. Selain itu, katanya, pemberian jaminan kesehatan nasional dengan strategi perluasan sasaran dan benefit serta kendali mutu serta kendali biaya.
“Pendekatan pelayanan keluarga adalah salah satu cara puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan,” katanya





0 comments