- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Penataan Ulang Pintu Air, Distribusi Irigasi Pertanian di Lakejo Polman Kini Lebih Merata

Mamuju –Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Sumber Daya Air (UPTD PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemindahan pintu air di Daerah Irigasi Lakejo, 14 September 2025.
Pemindahan dilakukan oleh para petugas juru dan PPA (Petugas Pintu Air) dengan memindahkan pintu air BL3 (Bangunan Lakejo 3) yang sudah tidak berfungsi ke lokasi BL2 (Bangunan Lakejo 2). Langkah ini menjadi alternatif efisien tanpa harus membangun infrastruktur baru yang memerlukan biaya besar, sekaligus memastikan distribusi air pertanian lebih merata di wilayah sekitar.
Upaya ini juga sejalan dengan visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yakni membangun infrastruktur yang berkualitas, merata, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala UPTD PSDA PUPR Sulbar, Adien Herlinawati mengutarakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi dan mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat.
“Dengan pemindahan ini, akses air ke lahan pertanian dapat lebih berkelanjutan. Harapannya, produktivitas pertanian meningkat dan hasil panen masyarakat bisa lebih maksimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sulawesi Barat, Surya Yuliawan, menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan daerah.
“Pembangunan infrastruktur irigasi tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat. Optimalisasi jaringan irigasi ini bagian dari percepatan ketahanan pangan di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Pemindahan pintu air di Daerah Irigasi Lakejo ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan petani dalam menjaga fungsi irigasi, memperkuat sistem pengelolaan air, serta mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan di Sulawesi Barat. (Rls)




0 comments