- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Pemprov Sulbar Salurkan Bantuan Pangan Bergizi untuk Balita dan Ibu Hamil di Polman

POLMAN – Pemprov Sulbar melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan bergizi di Kecamatan Bulo dan Kecamatan Matangnga Kabupaten Polman.
Penyaluran ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.
Kegiatan pemberian bantuan pangan bergizi bagi balita dan ibu hamil dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu Kantor Desa Bulo untuk Kecamatan Bulo dan Kantor Camat Matangnga untuk Kecamatan Matangnga.
Acara ini merupakan bagian dari program penanganan daerah rawan pangan yang bertujuan menurunkan angka stunting, underweight, wasting pada balita serta mengatasi kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi barat menyampaikan sambutannya yang menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat rawa pangan dan gizi melalui bantuan berupa telur, beras, abon, dan susu full cream.
“Makanan bergizi ini harus diprioritaskan untuk dikonsumsi oleh sasaran langsung agar memberikan hasil yang optimal,” kata Waris, Rabu 3 September 2025.
Beberapa anjuran konsumsi yang disampaikan meliputi pemberian telur sebanyak 2 butir per hari untuk balita dan ibu hamil selama dua minggu pertama hingga dua bulan ke depan, konsumsi beras sebagai sumber karbohidrat pokok setiap hari, serta makanan tambahan berupa abon dan susu full cream 2-3 kali seminggu.
Lebih lanjut, anjuran praktis untuk meningkatkan status gizi juga diberikan kepada para ibu balita dan ibu hamil. Ibu balita dihimbau untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, kemudian memberikan makanan pendamping ASI bergizi dan beragam. Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi setiap hari, rutin minum suplemen, serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala. Kunjungan posyandu secara rutin juga ditekankan untuk pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita.
Kegiatan ini didukung penuh oleh aparat desa, petugas kesehatan, serta komunitas posyandu setempat. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan status kesehatan dan gizi balita serta ibu hamil di Kecamatan Bulo dan Matangnga dapat meningkat secara signifikan dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta petugas kesehatan yang mendukung kelancaran kegiatan. (Rls)




0 comments