- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Pemkesra Sulbar rapat Bersama Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Bahas Kerjasama

Mamuju – Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Dhany Sadry, melaksanakan rapat rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, via zoom Selasa (13/1/2026).
Rapat yang dilaksanakan secara daring tersebut berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra dan menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulbar dalam memperkuat kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi, sejalan dengan Pancadaya pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Rencana kerja sama ini diarahkan untuk mendukung implementasi Pancadaya, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan, serta percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Muh. Dhany Sadry menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan institusi akademik seperti UGM memiliki peran penting dalam menghadirkan kebijakan dan program pembangunan yang berbasis data, riset, dan inovasi.
“Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung agenda strategis Pemprov Sulbar dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan arah kebijakan Pancadaya Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Plt. Kepala Biro Pemkesra Murdanil memberikan pernyataan bahwa rencana kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat dukungan akademik terhadap program prioritas daerah.
“Kolaborasi dengan UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas perencanaan pembangunan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat, sebagaimana yang menjadi visi Pancadaya,” ungkap Murdanil.
Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan Sulawesi Barat ke depan.(rls)




0 comments