- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Lantik Pengurus, Bupati Harap IPMAJU Berikan Kontribusi
Jogjakarta Kareba1.com-Bupati Mamuju, Drs. H. Habsi Wahid melantik Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Mamuju (IPMAJU) Jogjakarta, di Aula Resto Sasono Ondowino Yogyakarta pada sabtu (07/05).
Didepan generasi muda Mamuju yang melanjutkan studi di Kota Pendidikan Yogyakarta, Bupati berharap agar para mahasiswa yang tergabung dalam wadah IPMAJU memberikan kontribusi kepada Daerah, menurutnya Mamuju akan berkembang dengan banyaknya kontribusi dari semua kalangan, tak terkecuali Mahasiswa.
“Mahasiswa seharusnya lebih aktif berkontribusi ke Daerah, dan tidak perlu segan-segan memberikan saran dan masukan ke Pemerintah” Ujar Habsi saat melantik Pengurus IPMAJU.
Sementara itu, Ketua IPMAJU periode 2016-2017, Hairil Amri menyampaikan program utama yang diusung selama periode kepemimpinannya yakni mendorong pemberlakuan regulasi atau Perda Pendidikan Berbasis Kebudayaan Lokal, olehnya itu Idit begitu sapaan akrabnya berharap kepada Pemerintah Daerah agar lebih terbuka kepada Mahasiswa terkhusus bagi organisasi yang ia pimpin.

“Di Jogjakarta pluralisme Indonesia sangat tergambarkan, pertarungan untuk menunjukkan budaya sangat terlihat, oleh karenanya saya mengajak Pemerintah jika benar-benar ingin Mamuju tampil ditingkat nasional maka Jogja potensial untuk mempromosikan adat istiadat kita, intinya pemberdayaan mahasiswa sangatlah penting di era kontemporer sekarang ini” urai Mahasiswa Fakultas Hukum disalah satu Universitas terkemuka di Jogja ini.
Untuk diketahui, IPMAJU Jogjakarta, merupakan organisasi kedaerahan yang menampung para pelajar dan mahasiswa Mamuju yang melanjutkan studi di Kota Yogyakarta. Berdasarkan data base kepengurusan jumlah mahasiswa dan mahasiswi Mamuju yang melakukan studi di Jogja mencapai 342 orang. Yang tersebar dibeberapa Kampus terkemuka di Jogja baik Negeri maupun swasta.
Sumber : Humas.
0 comments