- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Bupati Ingatkan Jemaah Serius Ikuti Manasik Haji
MAMUJU- Manasik haji merupakan salah satu prosesi yang dijalani jemaah calon haji sebelum berangkat ke Madinah, Arab Saudi. Di Kabupaten Mamuju, kegiatan bimbingan manasik haji tersebut berlangsung di Gedung Asrama Haji Mamuju pada Rabu, 4 Juli 2018. Saat membuka secara resmi bimbingan manasik haji tersebut, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid mengingatkan jemaah untuk serius mengikuti bimbingan ibadah haji sehingga mereka dapat benar-benar menjadi haji yang mabrur.

“Bimbingan manasik haji ini agar jemaah memahami aturan dalam beribadah haji yang sesuai dengan syariat islam. Ini merupakan pendidikan singkat, sangat perlu diperhatikan, perlu keseriusan agar kita dapat menjadi haji mabrur.” Pesan Habsi Wahid.
Ia juga menyampaikan, manasik haji merupakan sebuah proses untuk saling mengenal antar sesama jemaah calon haji. Olehnya itu ia berpesan agar memanfaatkan momen tersebut sehingga dapat lebih akrab dan menjalin keharmonisan sesama jemaah dari Kabupaten Mamuju.
“ini kesempatan saudara-saudara untuk saling mengenal satu sama lain, sebab nantinya saudara akan berangkat bersama-sama, tidak dipungkiri kita akan saling membutuhkan, saling membantu dan yang lebih penting jaga keharmonisan antar sesama jemaah, agar proses ibadah hajinya dapat berjalan maksimal.” Tambahnya.
Selain kepada jemaah, Bupati Mamuju juga menitip pesan kepada panitia pemberangkatan jemaah haji untuk menfasilitasi dengan baik dan memperhatikan metode-metode untuk mengarahkan jemaah, mengingat tingkat pendidikan jamaah yang berbeda-beda.
Pada pembukaan bimbingan manasik haji tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Mamuju, H. Syamsuri Halim melaporkan, jumlah jemaah calon haji tahun 2018 ialah sebanyak 261. Jumlah tersebut telah melalui proses mutasi jemaah.
“4 jemaah diadakan mutasi ke tempat lain yakni, 2 jemaah ke Polewali dan 2 jemaah ke Makassar. Namun ada juga jemaah dari daerah lain dimutasi ke Mamuju. Jadi jumlah jemaah setelah mutasi sebanyak 261 orang.” Urainya.
Syamsuri menjelaskan, proses bimbingan manasik haji di gedung asrama haji tersebut berlangsung 2 hari yakni tanggal 4 sampai 5 Juli, lanjut praktek manasik haji tanggal 6 Juli. Setelah itu akan dilanjutkan pada kegiatan manasik di kecamatan yakni Kec. Mamuju, Kec. Simboro, Kec. Sampaga dan Kec. Kalukku.
Sumber: (Hms. Dian Hardianti)



0 comments