- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Ketua DPRD Sulbar memghadiri Deklarasi Relawan Stunting Sulbar

Mamuju Kareba1–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( Dprd) Sulbar , Sitti Suraidsh Suhardi mengapresiasi Deklarasi Relawan Stunting Sulbar
Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada perhelatan deklarasi dan Talk Show di Taman Karema Mamuju, yang bertema “Mewujudkan Sulbar Zero New Stunting, Bisakah. Sabtu 18 Maret
“Tentu kita memberi apresiasi kepada teman – teman Relawan Stunting Sulbar yang saat ini melakukan deklarasi tanpa beban APBD,” kata Suraidah.
Menurutnya, upaya pencegahan Stunting tentu membutuhkan kerelaan oleh semua elemen, sebab permasalahan stunting ini bukan hanya di daerah. Namun ini juga sudah persoalan dunia.
“Salah satu penyebab stunting ini adalah seperti pernikahan dini, termasuk banyak anak – anak putus sekolah, sehingga membutuhkan kolaborasi,” ungkapnya.
Sementara Ketua relawan Stunting Sulba Herman menyebutkan kegiatan ini sama sekali tidak menggunakan anggaran dari pemerintah, akan tetapi murni partisipasi oleh para relawan.
“Relawan ini terdiri dari berbagai elemen diantaranya organisasi profesi, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan serta didalamnya ada Satgas Stunting yang tugasnya membentuk relawan dari Kecamatan, Desa sampai ke sekolah – sekolah untuk memberikan pemahaman dan edukasi tentang stunting kepada masyarakat,” tutur Herman.
Diketahui, dalam kegiatan Deklarasi Stunting Sulbar juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama dalam mencegah stunting di Sulawesi Barat.




0 comments