- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Idris Mendorong Peningkatan Digitalisasi Keuangan di Sulbar

MAMUJU, Kareba1- Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris menghadiri festival ekonomi keuangan digital 2023 yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar, di Ballroom Maleo Mamuju Senin 8 Mei 2023. Pemprov mendukung penuh upaya digitalisasi keuangan di Sulbar.
Idris mengatakan, tahun 2019 sampai saat ini pandemi telah menemani, pandemi telah memberikan perubahan luar biasa khususnya dalam digitalisasi ekonomi.
Apalagi Sulbar telah meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik II Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).
“Memastikan Sulbar layak menjadi juara, kita berharap bagaimana transaksi keuangan digital dapat terus meningkat,”kata Idris.
Ia mengatakan, Transformasi digital untuk mempercepat digitalisasi, bukan hanya untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi tetapi juga untuk transparansi keuangan daerah untuk kemajuan daerah.
“Kita akan menjadi daerah yang bertumbuh lebih baik jika digitalisasi juga bertumbuh baik, seperti dengan pembayaran,”kata Idris.
“Kami sangat mensuport dan memberi tempat yang membangkang kepada BI yang terus berusaha bersama pemerintah dan kabupaten salah satu dengan menunjukkan komitmen kuat digitalisasi transaksi keuangan,” lanjutnya.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar Ahmad, mengatakan kegiatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) digelar untuk mendorong akselerasi ekonomi digital yang fokus pada kemajuan sistem pembayaran keuangan digital.
“Tujuannya untuk mendorong inisiatif, strategi maupun inovasi digital untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,”tutup Ahmad. (rls)




0 comments