- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Idris Dorong Kota Tua Majene Jadi Daya Tarik Wisatawan
Majene-kareba -Pembukaan Festival Kota Tua Majene dan Festival Keris berlangsung di Pelataran Boyang Assamalewuang Kabupaten Majene, Minggu , 25 Juni 2023 malam. 
Dibuka langsung oleh Sekprov Sulbar Muhammad Idris, pembukaan festival ditandai dengan penabuhan gendang. Pertunjukan tari tradisional turut memeriahkan acara tersebut.
Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, Festival Kota Tua Majene digagas dari usaha untuk melahirkan, mengidentifikasi dan mengembangkan objek-objek wisata potensial di Sulbar.
“Alhamdulillah, Kota Tua Majene ini kita jadikan sebagai salah satu objek wisata yang akan kita bina,”kata Idris
Idris mendorong Festival Kota Tua Majene semakin dikapitalisasi dan pengelolaannya jauh lebih baik, sehingga dapat mengundang wisatawan untuk berkunjung ke Sulbar, khususnya di Majene.
“Ini harus kita pelihara agar Festival Kota Tua Majene menjadi daya tarik bagi wisatawan,”ujar Idris
Untuk itu, Idris berharap melalui penyelenggaraan festival itu dapat mendorong mengkampanyekan adanya objek wisata kota tua di Sulbar yang layak dikunjungi.
“Ayo, Kota Tua Majene ini kita tata menjadi kota tua yang bisa difungsikan, sehingga benar-benar menjadi kota tua yang menarik,”ajak Idris. (mhy)




0 comments