- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
FPPS soroti sampah Pantai Majene Fesitval Sandeq 2022

Sulbar Kareba1.com
Forum Persaudaraan Pemuda Sulbar (FPPS SULBAR) Menyayangkan titik berlabuhnya perahu sandeq pada gelaran Fesitval Sandeq 2022 di Pantai Majene berserakan sampah
FPPS menilai sampah yang berserahkan di pantai tempat berlabuhnya Sandeq Race Hal yang memalukan. Ujar,Ketua DPP FPPS Nirwansyah, S.IP
ia Mengatakan, bahwa Panitia Sandeq Race tidak ada kesiapan maksimal sehingga banyak sampah yang berserakan di pantai.
ia menambahkan, Jika di lihat Anggaran yang di kelola panitia Festival Sandeq memakan biaya Miliaran Rupiah maka hal ini tidak wajar jika melihat pantai yang sebagai tempat berlabuhnya Perahu sandeq banyak berserahkan sampah membuat tidak nyaman para pengunjung.

Disisi lain, Sandeq itu merupakan warisan budaya yang harus tetap di jaga dan dilestarikan. Penampakan sampah yang banyak dan berserakan justru mencederai gelaran budaya tersebut.




0 comments