- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Edukasi ASI Eksklusif untuk Ibu Hamil, RSUD Sulbar Wujudkan Generasi Sehat dan SDM Unggul

Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyelenggarakan kegiatan edukasi ASI eksklusif bagi ibu hamil. Berlangsung Kamis 4 September 2025, kegiatan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon ibu tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif demi mencetak generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
Kegiatan ini sekaligus mendukung misi ke-3 Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka-Salim S. Mengga, yakni membangun SDM yang unggul dan berkarakter.
Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Poliklinik Kebidanan, diikuti oleh ibu hamil yang sedang menjalanai pemeriksaan.
Dalam kegiatan Edukasi ini materi disampaikan oleh Sunar. Ia menjelaskan beberapa tujuan Edukasi ASI Eksklusif, yaitu pertama meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai pentingnya dan manfaat ASI eksklusif bagi bayi dan ibu itu sendiri. Kedua, meningkatkan keterampilan menyusui yang baik dan benar termasuk teknik menyusui langsung perah ASI. Ketiga, membangun kepercayaan diri ibu untuk menghadapi proses menyusui.
Keempat, memberikan dukungan psikologis dan moral bagi ibu dan keluarganya. Kelima, mempersiapkan ibu untuk menyusui sejak masa kehamilan, selain itu ibu hamil diberi pemahaman tentang manfaat ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung tumbuh kembang optimal, serta mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.
Direktur RSUD Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri, menegaskan ASI eksklusif adalah investasi penting untuk mencetak generasi sehat dan cerdas.
“Kami berharap edukasi ini membantu ibu hamil lebih siap secara pengetahuan dan mental dalam memberikan ASI eksklusif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD Sulbar menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Sulbar. Edukasi ASI eksklusif diharapkan dapat terus berkesinambungan, sehingga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi emas yang sehat, unggul, dan berkarakter. (Rls)




0 comments