- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
DKP Sulbar dan Korem 142 Kerja Sama Strategis dalam Pengembangan Perikanan Air Tawar
Mamuju – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Korem 142 menjalin kerja sama strategis dalam program pengembangan budidaya ikan nila melalui kegiatan pembenihan dan pembesaran di kolam inisiasi milik Korem 142, yang terletak di Mamuju, Sulbar.
Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Panca Daya yang dicanangkan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S Mengga, terutama dalam aspek pemberdayaan ekonomi dan penguatan pangan.
Program ini juga sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam mewujudkan swasembada pangan melalui optimalisasi potensi perikanan.
Program ini dimulai dengan pembuatan kolam budidaya secara gotong royong oleh tim teknis dari DKP Sulbar bersama personel TNI.
Setelah kolam siap digunakan, dilakukan penebaran sekitar 1.500 benih dan 100 indukan ikan nila unggul hasil seleksi dari Balai Benih Ikan Poniang.
Kolaborasi antara DKP Sulbar dan Korem 142 ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi perikanan air tawar, namun juga memberikan edukasi kepada anggota TNI dan masyarakat sekitar. Edukasi meliputi manajemen budidaya ikan, pengelolaan kualitas air, hingga pencegahan penyakit pada ikan.
Lebih dari sekadar peningkatan produksi, program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Selain itu, model kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang efektif, yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk pengembangan sektor perikanan maupun pemanfaatan aset institusi secara optimal. (Rls)




0 comments