- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
DINKES SULBAR TERIMA KONSULTASI KESEHATAN DPRD MATENG

Mamuju Kareba1.com.
DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulbar untuk mengkonsultasikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).
Anggota DPRD Kabupaten Mateng, I Gusti Ayu Inggrit WB, melakukan kunjungan dan konsultasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Jumat.
Tujuan kunjungan tersebut dalam rangka menkonsultasikan program kesehatan germas yang dilaksanakan Dinkes Sulbar serta penanggulangan virua corona, termasuk serta upaya optimalisasi fasilitas kesehatan di Kabupaten Mateng.
Gusti Ayu mengatakan, pihaknya juga membahas penyakit DBD Demam Berdarah Dengue, penyakit malaria dan beberapa penyakit lainnya yang ada di Kabupaten Mateng
“Saat ini anggaran Kabupaten Mateng masih sangat terbatas melaksanakan pelayanan kesehatan namun dari konsultasi ini akan saya sampaikan ke Dinas Kesehatan Mateng untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujar legislator kelahiran 13 Desember 1996 ini.
Ia berharap, pemerintah di kabupaten Mateng dapat melahirkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan pihaknya akan memperjuangkan alokasi anggaran pada pembahasan APBD Tahun 2021 mendatang mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.
“Akan dialokasikan anggaran untuk sosialisasi dan pembentukan kader yang bekerja untuk mendorong masyarakat hidup sehat di Kabupaten Mateng,” katanya.
Menurut dia, Desa Bamba Manurung akan menjadi daerah yang mencetak kader kesehatan yang mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya hidup bersih, menjaga lingkungan agar terhindar dari penyakit.




0 comments