- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Cek kesehatan gratis tingkatkan kualitas kesehatan masyarakat

Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mengintensifkan skrining kesehatan untuk mendeteksi penyakit secara dini dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah itu.
Dinkes sulbar melaksanakan rapat koordinasi itu dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pejabat Administrator dan Fungsional lingkup Pemprov Sulbar
Selasa 6 Juli 2025.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dan fokus pembangunan Provinsi Sulbar tahun 2025.
“Salah satu program prioritas kami pada tahun ini adalah melakukan skrining kesehatan secara rutin untuk mendeteksi penyakit secara dini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar drg Asran Masdy pada rapat koordinasi pimpinan tersebut
Rapat koordinasi pimpinan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program prioritas di Sulbar tahun 2025.
Pada kesempatan itu Asran Masdy memaparkan arah kebijakan pembangunan kesehatan Sulbar tahun 2025 yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
Provinsi Sulawesi Barat mencatat hasil menggembirakan dari pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung pada 17 Mei hingga 30 Juni 2025.
Dr Asran Masdy mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh Puskesmas di enam kabupaten, partisipasi masyarakat dalam layanan skrining kesehatan menunjukkan tren positif, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit.
Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mengikuti program nasional ini.
“PKG/CKG adalah momentum penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Saya mengajak seluruh warga Sulawesi Barat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Asran menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Misi Ketiga Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim Mengga, yakni membangun SDM unggul dan berkarakter dengan sasaran meningkatnya derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang merata dan penerapan pola hidup sehat.
Dari sisi jumlah pendaftar dan peserta yang hadir, Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar mencatat angka tertinggi. Mamuju mencatat 6.099 pendaftar dengan 5.358 kehadiran, disusul Polewali Mandar dengan 5.493 pendaftar dan 4.982 kehadiran.
Data ini menunjukkan bahwa kesadaran dan kemauan masyarakat di dua kabupaten tersebut untuk memanfaatkan layanan skrining cukup tinggi.
Untuk mengoptimalkan pelaksanaan di tahap selanjutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Supbar merekomendasikan beberapa langkah strategis diantaranya.
Optimalisasi pendampingan sasaran melalui kader dan pengiriman pengingat via WA blast.
Intensifikasi promosi dan advokasi lintas sektor untuk meningkatkan partisipasi.
Koordinasi dengan sektor terkait guna pemulihan layanan internet di wilayah terdampak.
Monitoring progres kehadiran secara harian untuk memastikan capaian target PKG/CKG berjalan optimal.
Program PKG anak sekolah yang akan berlangsung pada bulan Juli juga menjadi perhatian, mengingat pentingnya tahapan yang harus dipenuhi agar pelaksanaannya efektif dan terintegrasi dengan program promotif lainnya.
Dengan partisipasi aktif masyarakat dan koordinasi lintas sektor yang solid, Dinas Kesehatan Sulawesi Barat optimis bahwa target peningkatan derajat kesehatan masyarakat bisa dicapai melalui pendekatan preventif dan promotif yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulbar.




0 comments