- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Sosialisasi di Kasiwa, Jawas Bilang Didukung Pemilih Cerdas
MAMUJU KAREBA1-Calon Wakil Bupati Mamuju nomor urut satu, Abdul Jawas Gani melakukan silaturrahmi dengan para pendukungnya di lingkungan Kasiwa, Senin (12/10/2015) malam.
Usai menggelar pertemuan, kepada wartawan Jawas Gani mengatakan dirinya yakin akan menang di wilayah tersebut.
“Kalau di Kasiwa ini saya yakin saya menang, karena di Kasiwa ini sudah banyak pemilih cerdas,” kata Jawas Gani.
Menurut Jawas Gani, pemilih cerdas sudah pasti akan memilih pasangan nomor urut satu. Sebab tanpa bermaksud melemahkan kandidat lain, namun kata Jawas Gani, dari dua kandidat yang lain, keduanya merupakan bagian dari pemerintahan periode sebelumnya.
“Mereka ini kan istilahnya melanjutkan. Kemarin debat kandidat, ditanya apa yang mau dilanjutkan, jawaban mereka kan tidak jelas,” sebut ketua PAN Sulbar ini (Baca juga # Bakri ; Tidak ada alasan untuk tidak Mendukung Ahmad-Jawas
Jawas mencontohkan, kondisi di dalam kota Mamuju yang akhir-akhir ini sering dilanda banjir, menjadi bukti kegagalan para pejabat pemerintah selama 10 tahun terakhir.
Padahal lanjut Jawas, pada periode-periode pemerintahan bupati sebelum ini, tidak pernah ada banjir.
“Kenapa di periode ini justru sering banjir? Berarti ini penataan kotanya yang tidak beres. Juga terlalu banyak program pemerintah Kabupaten yang tumpang tindih dengan program dari Provinsi,” ujar Jawas Gani. ( Baca juga : Jawas Disebut Politisi Gagal, ini jawabannya )
Laporan: Edi Junaedi
Redaktur: Muh Gufran Padjalai



0 comments