- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Bertemu Ahmad Appa, Pendiri Universitas Tomakaka Bilang Tidak Sulit Mendukung Pasangan Calon
MAMUJU KAREBA1– Presiden Direktur Tomakaka Group yang juga adalah Ketua Yayasan Tanratu Pattanabali Mamuju, Ahmad Taufan melakukan pertemuan khusus dengan Calon Bupati Mamuju Ahmad Appa dan wakilnya Abdul Jawas Gani di Ruko Tomakaka Mamuju, Sabtu (10/10/2015).(Baca juga: Ahmad-Jawas Utamakan Pembangunan Jalan Desa Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Mamuju)
Usai melakukan pertemuan dan diskusi singkat dengan Calon nomor urut 1 Ahmad Appa – Jawas Gani, tokoh masyarakat Kabupaten Mamuju ini kepada wartawan mengatakan baginya tidak sulit memberi dukungan kepada pasangan calon sepanjang pasangan calon tersebut jelas akan membawa kemana masyarakat Mamuju.
“Saya sudah katakan tadi, memberi dukungan itu tidak sulit sepanjang jelas pasangan calon itu mau membawa kemana masyarakat kita,” kata Ahmad Taufan.
Pendiri Universitas Tomakaka Mamuju ini juga mengatakan, pertemuan dirinya dengan Ahmad Appa juga dilakukan dalam rangka pendidikan politik untuk membuka wawasan masyarakat, bahwa di dalam pemilihan bupati, kita tidak boleh menutup diri kepada siapa pun.
“Namanya silturrahim, bukan hanya calon, siapa pun kita harus terima karena pemikiran ini bisa terbuka lewat diskusi-diskusi yang dilakukan,” katanya.
Ditanya apakah pernyataannya itu sebagai bentuk dukungannya ke pasangan Ahmad Appa – Jawas Gani masih abu-abu? Mantan calon DPR RI ini langsung membantah.
“Bukan abu-abu! Yang jelas sudah ada poin-poin penting yang sudah kita pegang. Sehingga di pertemuan tadi, kami sudah sampaikan bahwa ini sisa mau dipertajam,” katanya.
Penulis: Muh Gufran Padjalai

0 comments