- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PENGUATAN INTERVENSI PAKET GIZI UNTUK 1000 HPK
MAMUJU KI- Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat prevalensi stunting nasional mencapai 37.2 persen, meningkat dari tahun 2010 (35.6%) dan 2007 (36.8%). Artinya, pertumbuhan tak maksimal diderita oleh sekitar 8 9 juta anak Indonesia.atau satu dari tiga anak Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia lebih tinggi daripada negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Myanmar (35%), Vietnam (23%) dan Thailand (15%). Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi Stuntin terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun.
Kekurangan gizi pada usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak, menyebabkan penderitanya mudah sakit dan memiliki pastur tubuh tak maksimal saat dewasa. Kemampuan kagnitif para penderita juga berkurang. sehinggamengakibatkan
kerugian ekonomi jangka panjang bagi Indonesia.lndonesia menduduki peringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting. Kepala dinas keseharan Sulbar mengatakan lebih dari sepertiga anak berusia di bawahlima tahun di Indonesia tingginya berada di bawah rata-rata
Berdasarkan data PSG tahun 2017, Secara Nasional Provinsi Sulawesi Barat dengan prevalensi Stunting sebesar
40.0 % dan Prevalensi wasting sebesar 8.9%. Sedangkan Kabupaten Mam1LU dengan prevalensi Stunting
sebesar 38.2% dan prevalensi wasting sebesar 10.1 %. Data tersebut menunjukkan bahwa permasalahan gizi di kabupaten Mamuju berada pada level Akut Kronik dimana masalah stunting lebih besar dari 20% dan wasting
diATAS 5%. Sehingga butuh penanganan atau model intervensi yang tepat dan membutuhkan dukungan dari lintas
sektor dan lintas program dalamn upaya penanggulangannya baik itu upaya spesifik (30%)maupun upaya sensitif
(70%) dari lintas sektor. Terkait masalah tersebut maka dinkes sulbar dan dinkes kabupaten Mamuju menggelar acara pelatihan diikuti lintas sektor dan lintas program.




0 comments