- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Reorientasi eliminasi malaria oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar

Mamuju Kareba 1-Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu Provinsi dengan kategori baik dalam penanganan kasus Malaria di Indonenesia. Dr.Achmad Azis, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat pada acara Penjelasan Peraturan Gubernur Sulawesi Barat tentang Eliminasi Malaria di provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan atas Kerja Sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan UNICEF Sebagai gambaran penanganan kasus Malaria di Indonesia telah mengalami tiga periode tahapan. Di mulai sejak tahun 1959 – 1948 dengan Strategi Kopem, 1969– 2000 terintegrasi dengan Sistem kesehatan dan Pada tahun 2000- sekarang di lakukan dengan gerakan Kemitraan GEBRAK MALARIA. Kasus Endemis malaria di Indonesia 80% terjadi di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku dan Maluku Utara. Provinsi Sulawesi Barat dalam beberapa tahun terakhir telah berhasil keluar dari Provinsi dengan Kategori endemis malaria. “Kita patut berbangga, Provinsi Sulawesi Barat telah berhasil keluar dari
lingkaran Bahaya Malaria.

Sulawesi Barat memang cukup berhasil dalam penurunan kasus malaria
secara signifikan. Pada tahun 2011 kasus Positif malaria sebanyak 3004
kasus dan Pada Tahun 2014 menurun drastis menjadi hanya 421 kasus. Ada
3 strategi Utama yang dilakukan oleh Pemerintah Sulawesi barat dalam
penanganan kasus malaria; Akselerasi dengan focus pada desa endemis
malaria, Intensifikasi dengan pengendalian focus pada daerah Wakil
Gubernur Sulawesi Barat dalam kesempatan ini juga memberikan
penghargaan kepada Pemerintah Polewali Mandar atas keberhasilannya
dalam penanganan kasus Malaria dibandingkan dengan 5 kabupaten
lainnya. Kabupaten Polewali Mandar masuk dalam kategori Eliminasi.
Wilayah Sulawesi Barat dari Paku – Suremana masa dulu termasuk dalam
Kategori Endemis tinggi dan pada tahun 2014 Annual Parasit Incidence
Provinsi Sulawesi Barat 0,35/1000 penduduk dari target Nasional
1/1.000 penduduk




0 comments