- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Terhalang Kabut Asap, Mentri Pertanian Batal Hadiri Panen Raya di Mamuju
MAMUJU KAREBA1-Kabut asap yang menutupi wilayah Kabupaten Mamuju selama beberapa hari terkhir menyebabkan Mentri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dijadwalkan berkunjung ke Sulbar batal mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju.
Sebelumnya Mentri Pertanian, dijadwalkan menghadiri panen raya padi di Desa Pure, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kamis kemarin.
Namun karena jarak pandang di Bandara Tampa Padang hanya 2,5 kilometer akibat tertutup kabut asap, pesawat yang ditumpangi Menteri Pertanian batal mendarat dan terpaksa kembali ke Bandara Hasanuddin, Makassar.
Kegiatan panen raya yang dilaksanakan akhirnya hanya dihadiri Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Nandang Sunandar.
Penulis: IKal
Redaktur : Gufran Padjalai




0 comments