- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
SDK ‘Doyan’ Keluar Masuk Desa, Pramono Edhie; Bagus itu…
MAMUJU KAREBA1.COM-DPP Partai Demokrat rupanya terus memantau konsolidasi politik jelang Pemilukada Februari 2017 yang terus dilakoni Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Di mata DPP Demokrat, apa yang dilakukan oleh bakal calon Gubernur tersebut merupakan langkah tepat utamanya dalam upaya Demokrat merebut kemenangan di Provinsi ke-33 ini.
Ketua Badan Pembinaan, Organisasi, Keangotaan dan Kaderisasi (BPOKK), DPP Demokrat, Pramono Edhie Wibowo menjelaskan, sebagai ikon Partai di Sulawesi Barat, apa yang dilakukan SDK tersebut adalah gerakan politik yang seharusnya dapat dijadikan panutan oleh seluruh kader Demokrat se antero Sulawesi Barat.
“Bagus dong (Sosialisasi yang dilakukan SDK). Saya kira itu sebuah langkah yang bagus. Itu yang harusnya dilakukan oleh semua kader, bukan hanya Pak SDK sebagai calon Gubernur. Saya suda sampaikan,kepada semua kader untuk betul-betul turun kebawah, mengetuk pintu supaya orang mengerti Demokrat, tahu Demokrat, dan akhirnya mau masuk
Demokrat,” jelas Pramono Edhie.
Seperti diketahui, sejak beberapa waktu yang lalu, SDK telah melakoni serangkaian agenda keluar masuk desa di beberapa wilayah Kabupaten di Sulawesi Barat. SDK telah menuntaskan agenda sosialisasinya di Polewali Mandar, dan Mamuju Utara.
Selain untuk mensosialisasikan panji Partai Demokrat, agenda blusukan ke desa di atas juga dimanfaatkan SDK untuk menyemarakkan silaturrahminya secara langsung dengan masyarakat, utamanya jelang Pemilukada Sulawesi Barat, Februari tahun depan. Rencananya, seluruh wilayah desa yang ada di Sulawesi Barat ini akan disambangi oleh Bupati Mamuju dua periode itu.
Partai Demokrat sendiri dipastikan bakal membuka loket pendaftaran bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur, termasuk di Sulawesi Barat. Mulai besok, DPD Demokrat Sulawesi Barat akan secara resmi membuka masa pendaftaran bakal calon yang dimaksud.
“Kalau kader, semua direstui Pak SBY untuk maju. Tapi kan nanti yang menentukan itu rekomendasi. Nanti kita lihat, tetap akan ada seleksi, termasuk surveinya,” kata Pramono Edhie.
“Secara pribadi, saya sangat senang dengan Pak SDK. Beliaulah yang meningkatkan elektabilitas Demokrat yang dulunya menurun, justru di Sulbar ini meningkat. Sebagai Ketua BPOKK, saya sangat senang dengan beliau.” tutup Pramono Edhie Wibowo.
Sumber: Rilis Media Center



0 comments