- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
RAHIM: SISWA MESTI DIBEKALI NILAI PANCASILA
MAMUJU KAREBA1- ketua komisi IV DPRD Sulbar, Abdul Rahim di Mamuju berharap sekolah
agama yang ada di Provinsi Sulawesi Barat diharapkan memperkuat
pemahaman siswa terhadap nilai yang terkandung dalam pancasila sebagai
ideologi bangsa.
“Sekolah agama harus ditingkatkan lagi kedepannya agar mampu
berkontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, kemudian terus
memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai yang terkandung dalam
Pancasila sebagai ideologi bangsa,” katanya
Rahim yang juga legislator partai Nasdem Sulbar mengatakan, pancasila
mesti dipahami karena disitulah landasan kehidupan bernegara dan nilai
dalam kehidupan berbangsa serta dalam kehidupan sehari hari agar
bangsa ini tetap mempertahankan diri bersatu kokoh dan berdaulat.
Menurut dia, selain memahami pancasila dan memperkuat nasionalisme
sekolah agama juga mesti mencetak pribadi yang memiliki ketaqwaan,
moral dan akhlak yang mulia dan mampu diamalkan dalam kehidupan
sehari-hari.
“Moral bangsa harus dijaga, sehingga siswa harus diberikan pengetahuan
untuk meningkatkan ketaqwaan, moral dan akhlak yang mulia dan juga
dapat menumbuhkan rasa keagamaan sehingga lahir kehidupan yang rukun
dan damai dan tercipta pembangunan di daerah yang lebih baik
kedepannya,” katanya.
Ia berharap agar kedepan alumni sekolah agama dapat berdisapora
mengisi pembangunan diberbagai bidang sehingga dapat bermanfaat bagi
kemajuan bangsa dimasa mendatang.
Dia mengatakan, itu ketika melakukan reses di sekolah agama Madrasah
yang dibina Yayasan Nur Ma’arif sepang Desa Tenggelang Kecamatan Luyo
Kabupaten Polman.
Penulis: Ikal.




0 comments