- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Puluhan Hektare Sawah di Mamuju di landa Kekeringan

Mamuju Kareba1.com – Musim kemarau berkepanjangan sejak bulan Juni membuat 30 hektare tanaman padi di Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dilanda kekeringan, Rabu 21 Agustus 2019
Kekeringan melanda Puluhan hektare tanaman padi yang ada di Kecamatan Sampaga terancam gagal panen, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mamuju, Alwinuddin di Mamuju
Ia mengatakan, Starategi dalam mengatasi kekeringan, salah satunya dengan membangun sistem pompanisasi dan beberapa cara lainnya.
“Pompanisasi merupakan siasat yang dilakukan menghadapi kekeringan agar petani tidak merugi mengembangkan tanaman padi yang dapat merugikan ekonomi daerah,” katanya.
Menurut Alwinuddin, pemerintah segera menurunkan sarana pompanisasi dengan membangun sumur dan mengambil air dari sungai di areal pertanian petani yang mampu mengairi hingga dua sampai tiga hektare sawah.
kata dia, sudah ada beberapa bantuan pompa air yang di bantu pemerintah melalui kolompok tani, namun jika kemarua berkepanjangan pompa air tidak mampu mengairi seluruh sawah karena keterbatasan pompa air, ini merupakan kendala yang dihadapi pemerintah sehingga mesti ada anggaran tambahan dari pemerintah pusat untuk program mengantisipasi bencana tahunan ini.
kata dia, tidak semua sawah tahun ini di tanami padi hanya yang mempunyai irigasi dan mampu di jangkau pompanisasi saja, tapi sebagian petani mengembangkan palawija.
iya menambahkan belum ada laporan kerugian gagal panen petani padi olehnya itu pemerintah mengantisipasi sejak dini dengan menggunakan pompanisasi
Kita berharap kemarau bukan ancaman bagi ketersediaan pangan masyarakat di Mamuju karena telah diantisipasi pemerintah ketika terjadi, kemarau telah terjadi setiap tahun namun persediaan stok pangan masyarakat tetap terjamin.#anca)




0 comments