- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PRAJURIT MAKOREM 142 BERSAMA WARGA RANGAS MAMUJU PERBAIKI JEMBATAN
Mamuju. Sabtu (11/11)
KAREBA1- Kehadiran Makorem 142/Tatag serta aktifitas nya sehari hari selama hampir setahun ini mempunyai dampak yang sangat positip dalam rangka membina teritorial khususnya meningkatkan kemanunggalan dan komunikasi sosial antara TNI dan Rakyat di wilayah binaannya.
Seperti yang dilaksanakan Prajurit Makorem 142/Tatag bersama Warga Masyarakat melaksanakan karya bakti dengan sasaran satu jembatan kayu yang telah rusak berlokasi di kelurahan rangas kec. Simboro, kegiatan di pimpin langsung oleh Dankima Rem 142/Tatag, Lettu Inf. Asri bersama personel Makorem 142/Tatag dan Masyarakat.

Tampak prajurit TNI dan masyarakat gotongroyong perbaiki jembatan.
Jembatan Kayu tersebut terbilang sangat vital karena merupakan salah satu penghubung antar dua dusun yang ada di kelurahan rangas, yang sehari hari di gunakan oleh warga untuk aktifitas ekonomi maupun digunakan pelajar ke sekolah.
Prajurit Makorem 142/Tatag bersama warga kurang lebih 30 orang secara bergotong royong memperbaiki jembatan yang rusak. dengan mengganti tiang penyangga yang mulai rusak dengan tiang yang baru serta lantai papan yang mulai rapuh di ganti dengan papan yang lebih kuat.
” Kegiatan memperbaiki jembatan bersama warga kel. Rangas Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kondisi jembatan itu sudah tidak layak dan sangat membahayakan karena jembatan itu rusak parah, namun tetap difungsikan sebagai tempat aktifitas penyeberangan warga sekitar ” Ucap Lettu Asri.
” Terimakasih pak TNI dari korem 142/Tatag turun langsung ke lapangan membantu warga sekitar memperbaiki jembatan kayu ini sehingga aktivitas di warga sekitar dapat berjalan lancar terutama kepada anak-anak yang akan ke sekolah maupun warga yang akan beraktivitas ” Tutur Said (47 Thn) Salah satu warga rangas.
(Penrem 142/Tatag)



0 comments