- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Perkuat Pelaksanaan Pasti Padu, Dinkes Sulbar Lakukan Penguatan Manajemen Sulbar Sehat di Puskesmas Pamboang

Majene Kareba1- Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat implementasi program Sulbar Sehat melalui pelaksanaan pendampingan indikator Sulbar Sehat dalam model On The Job Training Program. Kali ini, penguatan manajemen dilakukan di Puskesmas Pamboang, Kabupaten Majene, dengan melibatkan lintas sektor dari tingkat desa hingga provinsi yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Pamboang, Selasa 02 September 2025.
Salah satu desa yang menjadi lokus Pasti Padu adalah Desa Bonde Utara. Penetapan ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam mendorong percepatan capaian kesehatan masyarakat melalui intervensi yang fokus dan terukur.
Dalam pelaksanaannya, terdapat 9 indikator penguatan yang difokuskan, antara lain peningkatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, dukungan program makan bergizi gratis, serta percepatan pencapaian Sulbar 100% Universal Health Coverage (UHC).
Penguatan ini juga bersinergi dengan Quick Wins Pemerintah Pusat, seperti penyediaan makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan TBC, serta pembangunan rumah sakit lengkap.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Quick Wins Sulbar Sehat yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S Mengga.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah identifikasi masalah kesehatan dan penyusunan solusi di setiap tingkatan. Mulai dari desa lokus Pasti Padu, puskesmas pembina, hingga koordinasi lintas kabupaten dan provinsi. Dengan begitu, permasalahan kesehatan dapat ditangani lebih sistematis dan berkesinambungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Sulbar berharap terbangun pola kerja bersama yang lebih solid antara desa, puskesmas, kabupaten, dan provinsi. Harapannya, upaya ini mampu mempercepat terwujudnya Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera dengan masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif. (Rls)




0 comments