- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
Pasca Aksi Teror Bom, FPPS Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
Mamuju Kareba1- Forum persaudaraan pemuda sulbar (FPPS) menghimbau kapada suluruh masyarakat agar tetap Waspada dan menjaga keamanan pasca bom bunuh diri di surabaya tanggal 14 mei 2018 kemarin.
Menurut ketua DPP FPPS Nirwansyah, Sip, masyarakat sulbar agar tetap waspada Untuk tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan video serta status media sosial (medsos) yang menebar ujaran kebencian dan hoax (berita bohong).
Ia menjelaskan agar pemuda dan tokoh lintas agama agar deklarasi damai pasca inseden bom surabaya, demi terciptanya keamanan di daerah, ujarnya di Mamuju Selasa 15 /5/18.
Nirwansyah berharap agar masyarakat tetap waspada, jika ada yang mencurigakan sebaiknya melaporkan kepada pihak yang berwajib, jangan gampang terprovokasi dan ikut -ikutan membagikan di Medsos terhadap isu-isu yang belum jelas kejadiannya.
Olehnya itu kami menghimbau kepada seluruh kepada elemen masyarakat :Tokoh agama, Tokoh pemuda, Mahasiswa dan Tokoh Politik lokol agar kiranya menjaga daerah terhadap aksi teror demi terciptanya daerah aman dan kondusif, kata ketua ormas ini.




0 comments