- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Mamuju 476 Tahun dan Pemerintahan Baru
MAMUJU KAREBA1.COM-Kamis, 14 Juli 2016, akun jejaring sosial masyarakat Mamuju kurang lebih mengupdet tulisan yang sama “Selamat Hari Jadi Mamuju”. Benar adanya, setiap tanggal 14 Juli, Pemerintah Kabupaten Mamuju memperingatinya sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) tanah yang dikenal dengan sebutan Manakarra.
Tahun 2016 merupakan HUT ke 476 yang bersanding dengan pemerintahan baru, dimana Bupati, Drs. H. Habsi Wahid, MM dan Wakil Bupati H. Irwan SP. Pababari, SH, MTP baru dilantik pada tanggal 17 februari 2016 lalu.
Momentum peringatan HUT Mamuju ditandai dengan berlangsungnya rapat paripurna istimewa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamuju. Ketua DPRD Mamuju, Hj. Siti Suraidah Suhardi, SE, M.Si yang membuka dan memimpin langsung rapat tersebut memaknai peringatan HUT sebagai momentum penting dalam perkembangan daerah.

Ia mengatakan, take off ditahun pertama pemerintahan baru sangat menentukan perkembangan Kabupaten Mamuju lima tahun kedepan. Pada kesempatannya, Suraidah mengapresiasi pemerintah Mamuju atas upayanya mewujudkan Mamuju maju, sejahterah dan ramah.
“usia 476 Kabupaten Mamuju ini bukanlah usia muda, fase ini menunjukkan dimana hari ini telah memiliki bukan hanya kematangan pemikiran tetapi juga emosional, kita telah mengalami pasang surut kehidupan daerah, kita telah dipimpin oleh 10 kepala daerah, kita juga telah melampaui proses dan peristiwa penting yang menambah khasanah kedaerahan daerah” urai Suraidah.
Diawal masa jabatannya, Habsi Wahid mengatakan banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan. Ia bersyukur, kurang lebih 5 bulan pertama masa jabatannya telah terdapat beberapa program yang mulai dilaksanakan.
Salah satunya program pendidikan. Pemerintah Kabupaten Mamuju yang melibatkan Polres Mamuju dan lembaga sosial akan mengembalikan 3000 siswa kesekolah dari jenjang SD, SMP dan SMA, serta memberikan perlengkapan sekolah secara gratis.
Pemerintah Kab. Mamuju memanfaatkan momentum HUT Mamuju untuk memberikan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada anak sekolah.
Sumber, Humas Dian Hardianti Lestari)



0 comments