- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Maksimalkan Konten Lokal, KPID Sulbar Siap Topang IKN

Mamuju Kareba1
Melalui lembaga penyiaran kita ingin mendukung Sulbar menjadi penopang IKN ke depan, jadi kami ingin menegaskan bahwa peran KPID disini adalah ikut ambil bagian dan bagaimana mendorong Sulbar bersiap menjadi penyangga ibukota negara yang baru, salah satunya melalui pemenuhan konten lokal pada lembaga penyiaran terang Ketua KPID Sulbar Mu’min saat mengunjungi Ketua DPRD Provinsi Sulbar Ibu Hj. Suraidah Suhardi diruang kerjanya di jalan Abd. Malik Pattana Endeng Rangas Mamuju, 05/072022.
Mu’min yang didampingi Wakil Ketua, Koorbid. dan Komisioner KPID mengulas bahwa amanat Undang-undang menyebut, bahwa 10 persen itu wajib bagi seluruh lembaga penyiaran televisi menayangkan konten lokal, sehingga KPID Sulbar akan memaksimalkan lembaga penyiaran memenuhi kewajibannya membuat konten lokal 10 persen itu urainya.
Terkait konten lokal yang akan dibuat tentunya berlandaskan dengan budaya kita, komoditas produk lokal yang ada di Sulawesi Barat merupakan salah-satu andalan yang perlu diangkat, dan sebisa mungkin yang berkorelasi dengan kesiapan kita sebagai penopang IKN dan kami berharap dukungan penuh semua pihak agar program siaran konten lokal ini secara berkesinambungan dapat disiarkan sehingga dengan sendirinya produk atau karya dari Sulbar semakin dinilai dan bernilai oleh banyak kalangan dan menjadi salah-satu yang dibutuhkan untuk pembangunan IKN, beber Mu’min.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Hj. Suraidah Suhardi mengatakan bahwa konten lokal memang sangat dibutuhkan di era sekarang, banyak anak muda kita yang berbakat bisa diorbitkan melalui sentuhan KPID, dan pada akhirnya akan tercipta lapangan kerja yang cukup menjanjikan, saya kira anak muda milenial di Sulbar sangat potensial untuk diajak berkarya dalam dunia penyiaran, sehingga kedepan budaya, produk dan kearifan lokal lainnya makin terlihat oleh masyarakat Indonesia dan bahkan manca negara, dan peran KPID kian terasa ikut mencerdaskan anak bangsa dengan tetap mengawasi segala konten yang dibuat oleh masyarakat kita, imbuhnya.



0 comments