- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Ketua DPRD Mateng Dukung Penegakan Hukum Di Mamuju Tengah
Mateng Kareba1- Beredarnya informasi kelima orang pengeroyokan Rahman daeng Gappa 67 tahun pada tanggal 19/2/18 lalu di Tobadak IV masih kerabat dekat keluarga bupati Mateng Aras Tammauni, Saat ini 4 orang belum tersentu hukum.
Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah Arasal Aras mendukung aparat kepolisian penegakan hukum dinegara indonesia khususnya diwilayah Mateng.
Anak kandung Bupati Mateng ini meminta aparat mengusut tuntas kasus tersebut, ia menilai setiap warga dihadapun hukum sama tidak ada yang kebal hukum.

“Silakan lapor polisi, tidak ada yang kebal hukum direpublik ini, termasuk keluarga bupati atau siapa pun. Jadi media tolong jangan dikaitkan dengan bupati mamuju tengah, karna beliau tidak tau ada kasus seperti ini.” Kata Arsal Aras Senin 26/2/18..#r1
0 comments