- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Kabinda Sulbar Minta Temperatur Pemberitaan di Sulbar Sejuk
MAMUJU, K1- Kepala Badan Inteljen Daerah (Kabinda) Provinsi Sulawesi Barat Susetyo Kariadi menita kepada wartawan di sulbar membuat berita sejuk pasca teror bom surabaya, hal itu di ungkapkan saat menggelar silaturahim dengan insan pers di Warcop 89, jalan Andi Makassau,Kel Karema,Kec Simboro,Kab Mamuju,Sulbar.selasa 15/5/18.
Mencermati aksi terorisme bom bunuh diri akhir-akhir ini, dimana aparat kemanan dan masyarakat sipil menjadi korban serta menjadi isu perbincanagn hangat di media pemberitaan Nasional. Menanggapi hal tersebut, Kabinda Sulbar Susetyo Kariadi menghimbau untuk tetap menjaga temperatur pemberitaan di Sulbar.
“Pemberitaan terorisme dan radikalisme disisi lain bisa membawa dampak negatif jika follow up secara berlebihan, mari jaga kondusifitas dan memberitakan hal-hal yang menyejukan” Himbau Kabinda Sulbar.
Susetya mengatakan, bukan hanya menjadi tugas aparat dan masyarakat pada umumnya, akan tetapi menurut Susetyo insan pers khususnya memiliki kepentingan dan tanggungjawab dalam menciptakan kondusifitas daerah.
Selain itu kata Kabinda Sulbar, tak hanya menjadi masalah biasa pada umumnya bagi daerah, tekanan psikologis dan masalah sosial juga akan mempengaruhi perubahan iklim pemberitaan di masyarakat.
“Ya tentunya bukan saja tugas aparat kemanan, jaminan kemanan itu menciptakan investasi dalam pemberitaan, maka dari itu ya itu tadi mari menjaga stabilitas daerah, informasi yang menyejukan membawa suasana yang aman dan harmonis” Jelasnya.
Ia juga menambahkan, suasana di Sulbar masih aman dan kondusif, terkait masalah teror, adapun batas-batas wilayah yang kita ketahui bersama Sulbar, Sulteng, dan Sulawesi masih dalam koordinasi yang aman.(Andi S)



0 comments