- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Ini Kata Ahamad Appa Sehari Setelah Pencoblosan
MAMUJU KAREBA1-Sehari setelah pencoblosan, pemilihan bupati dan wakil bupati Mamuju 9 Desember 2015, calon bupati nomor urut 1 Ahmad Appa melalui akun facebooknya menulis pernyataan yang banyak mendapat simpati dari para pendukungnya.
Ini kata Ahmad Appa dalam tulisannya yang kami kutip secara lengkap:
Kita telah memilih. Berdasarkan hasil hitung cepat, Pilkada Mamuju dimenangkan oleh pasangan Saudara saya Habsi Wahid – Irwan Pababari, meski hasil akhirnya adalah menunggu keputusan KPU sebagai penyelenggara resmi.
Apapun itu, keputusan Allah adalah keputusan terbaik. Allah lebih tau apa yang terbaik buat kita semua. Bukankah ridho atasNya adalah puncak dari segala ikhtiar ???
Kepada semua rekan seperjuangan, saya berterima kasih atas segala upaya yang dilakukan selama ini. Hakikatnya, kita tidak kalah. Ingatlah, bahwa hakikat perjuangan adalah ketulusan, dan hasil hanyalah bonus dari semua itu.
Kepada semua rekan-rekan pasangan calon, saya ucapkan terimakasih untuk momen indah ini. Bila ada salah dan khilaf, mari saling memaafkan. Jangan habiskan energi kita dengan perdebatan dan persengketaan.
Kedepan, masyarakat kita lebih membutuhkan aliran energi yang lebih kuat untuk membangun Mamuju ini. Dan itu dapat kita alirkan bersama bila ada kemauan.
Menang dan kalah itu biasa. Yang tidak biasa adalah ketika yang kalah tak mau menerima kekalahan, dan yang menang tak mampu mengemban amanahnya dengan baik.
Akhirnya saya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Mamuju. Berbeda dukungan dalam momen demokrasi itu biasa. Selesai Pilkada, mari fokus pada kehidupan kita semua.
Membangun masa depan yang lebih baik bersama pemimpin kita yang baru nantinya.
Sumber: Akun Facebook Ahmad Appa, (10/12/2015).



0 comments