- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Hati-hati! Maling Jemuran Stroni Rumah Kost-kostsan di Kota Mamuju
MAMUJU KAREBA1.COM-Penghuni rumah kost di Lingkungan Padang Baka Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju, pagi kemarin geger tiba-tiba. Pasalnya seorang penghuni kost yang hendak mengangkat pakaiannya yang sedang dijemur, mendapati tempat jemuran dalam keadaan kosong. Sejumlah helai pakaian yang dijemurnya pagi-pagi di teras halaman rumah, raib.
“Siapa yang ambili pakaianku?” Tanya pemilik pakaian kepada ibu kost.
Mendengar pertanyaan anak kostnya, sang ibu kost kaget, beberapa saat kemudian ia baru sadar kalau ternyata rumah kostnya telah dimasuki pencuri di siang bolong, bahkan si pencuri sempat diajaknya ngobrol.
Kepada media ini, Hana ibu pemilik Kost tersebut menceritakan, sekitar pukul 08.00, seorang laki-laki tiba di rumah kostnya mengendarai sepeda motor.
Menurutnya, laki-laki tersebut ciri-cirinya pendek gemuk, motornya di parkir di pinggir jalan di halaman rumah.
Kata Hana, laki-laki itu mengaku mau ketemu temannya dan menyebut nama seseorang.
“Tapi saya katakan tidak ada nama itu di sini, ia ngotot katanya mereka janjian,” cerita Hana.
Hana yakin lelaki tersebut pencurinya sebab tingkah lakunya mencurigakan.
“Tingkahnya aneh, dia memmbawa kantongan plastik besar warna merah, sebelum pulang dia sempat mau jalan ke belakang rumah tapi ditegur sama kakak saya karena itu bukan jalanan,” kata Ibu Hana.
Dengan adanya kasus tersebut, ia berharap kepada seluruh warga khususnya pemilik dan para penghuni kost-kostan, supaya waspada terhadap orang yang tidak dikenal.
“Jangan menaruh barang berharga di luar rumah,” kata Hana.
Redaktur: Muh Gufran
0 comments