- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
GUBERNUR SULBAR MINTA NESTLE BANGUN PABRIK KAKAO
MAMUJU KAREBA1.COM-Gubernur Suawesi Barat meminta agar PT Nestle membangun pabrik kakao di Kabupaten Polewali Mandar sebagai tindak lanjut kerjasama antara pemerintah Sulbar dan PT Nestle.
“Kami harap PT Nestle yang bergerak sebagai perusahaan makanan dan minuman ditanah air dapat membangun pabrik kakao di Kabupaten Polman,” kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju.
Ia mengaakan, setelah meninjau pabrik coklat callier Nestley di negara Swiss, dirinya mendapat spirit dan motivasi untuk membangun pabrik kakao di Sulbar.
Menurut dia, dengan dibangunnya pabrik kakao maka petani akan meningkatkan produksi kakaonya untuk dijadikan bahan baku di pabrik kakao yang akan dibangun.
Ia mengatakan, kakao di Indonesia khususnya di Sulbar juga ingin ditingkatkan kualitasnya agar dapat bersaing di tingkat Internasional sesuai dengan target Presiden Republik Indonesia tahun 2020, dan
Indonesia menjadi penghasil kakao nomor satu di dunia.
Gubernur mengatakan, pembangunan pabrik kakao Polman juga bertujuan agar kerjasama PT Nestle dengan pemerintah Sulbar yang sudah berjalan enam tahun dapat lebih di tingkatkan sehingga coklat di Indonesai
dapat berkualitas tinggi.
“Diharapkan kakao Sulbar dapat langsung masuk ke pabrik cokelat callier Nestle di negara swiss dan tidak lagi melalui negara lain yang selama ini mengklaim kakao Indonesia sebagai kakao negaranya,”
katanya.
Pemulis: ikal




0 comments