- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Gelar Rakor Ramadniya, Kapolres Harap Adanya Sinergitas
Mamuju Kareba1 – Ramadniya atau Operasi Ramadhan dan Hari Raya merupakan perubahan nama dari Operasi Ketupat yang dilakukan Kepolisian dalam melakukan pengamanan hari Raya umat muslim setiap tahunnya.
Terkait hal tersebut, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Mamuju pada rabu (14/06) menggelar rapat Koordinasi Ops Ramadniya 2017 dalam rangka kesiapan Pasukan Pengamanan Masyarakat (PAM) Hari Raya Idul Fitri yang dipusatkan di Aula Mapolres Mamuju.
Kapolres Mamuju, AKBP. Muh. Rifai dalam acara Rakor Ramadniya berharap adanya sinergitas yang terbangun, sehingga pihaknya dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat khususnya pelanan keamanan dapat terlaksana dengan baik,.
“karena ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun, tentu dinamisasi masyarakat di Mamuju terus mengalami peningkatan apalagi Mamuju merupakan Ibu Kota Provinsi, olehnya itu kami harapkan adanya sinergitas yang terbangun bagi semua pihak yang terlibat nantinya” Harap Kapolres Mamuju.
Ia menambahkan, pada Operasi Ramadniya pada tahun ini selain melibatkan Kepolisian beberapa instansi terkait juga dilibatkan seperti pihak TNI, Satpol-PP, petugas Kesehatan, petugas Dinas Perhubungan dan masyarakat yang ingin terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP. Pababari yang hadir dalam rakor tersebut menyampaikan perubahan nama dari Operasi Ketupat menjadi Operasi Ramadniya merupakan inovasi yang dilakukan pihak Kepolisian dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, olehnya itu, Wakil Bupati mengapresiasi pihak Kepolisian dalam melakukan kegiatan layanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Mamuju, telah berkomitmen untuk senantiasa bersinergi bersama semua lembaga dalam hal penegakan hukum maupun lainnya, karena kami juga menyadari peran dan fungsi lembaga Kepolisian adalah mitra dalam hal mengawal dan menyukseskan pembangunan, olehnya itu telah banyak kegiatan Pemerintah Kabupaten Mamuju yang dilakukan bersama dengan pihak Polres Mamuju” urai, Irwan Pababari.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati berharap operasi ramadniya senantiasa berjalan kondusif dan tidak terjadi kejadian-kejadian luar biasa yang dapat merusak hikmadnya momentum hari raya. (HMS-Hasran)
0 comments