- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Bupati Resmikan Pasar Rakyat Papalang

Mamuju Kareba1
Pasar rakyat desa papapang yang berada di kecamatan papalang kabupaten mamuju, hari ini (Selasa, 13 april 2021) diresmikan pemanfaatannya oleh bupati mamuju Sitti Sutinah Suhardi.
Dalam sambutannya dihadapan ratusan pengunjung pasar, Sutinah Suhardi mengenang saat dirinya masih menjabat kepala dinas perdagangan yang memperjuangkan pembangunan pasar tersebut hingga tingkat pusat dan akhirnya berhasil meloloskan pembangunan pasar senilai Rp.5 Milyar tersebut.
Namun ia lantas mengaku sedih dua tahun terakhir pasar tersebut sangat terbengkalai dan tidak terurus, olehnya menerima usulan masyarakat untuk meresmikan penggunaan pasar papalang akhirnya di restui bupati.
Kepada warga, Sutinah meminta agar pasar tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan berkomitmen hari pasar rakyat di desa papalang di tetapkan Selasa sebagaimana nama pasar tersebut di namai oleh warga pasar selasa.
Ia menekankan, perlunya kekompakan semua pedagang untuk bersama-sama mengisi pasar tersebut di hari selasa, dan tidak boleh lagi ada warga atau pedagang yang berjualan di desa lain pada hari tersebut, sehingga antara pasar yang satu dengan yang lain tidak tumpang tindih
“Pasar selasa di desa papalang ini yang sudah terdaftar di pusat, jadi kalau pasar ini tidak mampu kita hidupkan maka pasar-pasar yang lain seperti pasar topore, maupun toabo,tidak akan bisa di intervensi dengan program lagi, oleh sebab itu tidak adalagi yang boleh berjualan ditempat lain kalau hari selasa, itu akan di tertibkan oleh satpol pp, tandas Sutinah Suhardi.
Selain itu, demi mendukung aktifitas pasar papalang semakin meningkat, serta membantu menghadirkan akses transportasi yang semakin baik, Bupati berjanji akan segera melakukan pembangunan jalan di desa papalang. Sembari menantikan pembangunan tanggul penahan abrasi yang juga sangat diharapkan oleh masyarakat.
Irma, salah seorang warga desa papalang, mengaku sangat senang dan berterimakasih pada bupati dengan diresmikannya pasar papalang. Ibu dua anak ini mengatakan, adanya pasar di dekat kediamannya akan semakin memudahkan untuk membeli kebutuhan rumah tangga, selain itu pasar tersebut akan membantu perekonomian sejumlah pedagang kecil dan para lansia yang memiliki kerajinan rumah tangga layak jual di wilayah papalang.
lukman, Salah seorang pedagang mengaku tidak mempersoalkan jika nanti dilakukan penertiban pedagang untuk mulai mengaktifkan pasar papalang di tiap hari selasa, karena baginya, dimanapun ia menjajakan dagangan dan hari apapun yang ditentukan asal banyak orang berkumpul disitulah aktifitas dagang baik untuk dilakukan.
Mewakili warga, Hafisah Ayyub mengatakan, Pasar papalang sudah ada sejak jaman penjajahan belanda dan sarat akan nilai sejarah, sebab itu sangat disayangkan jika harus hilang. Terlebih aktifnya pasar rakyat di desa papalang kata mantan anggota DPRD mamuju ini, akan setidaknya mengurangi angka pengangguran, pasalnya tidak kurang ratusan pedagang akan memiliki sarana untuk melakukan aktifitas ekonomi.(Diskominfosandi



0 comments