- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Ini Pesan Bupati Mamuju Usai Melantik Delapan Kades
Mamuju Kareba 1-Usai melantik delapan kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kecamatan Tapalang dan Kecamatan Tapalang Barat (Kamis,18 Januari 2018), Bupati Mamuju H.Habsi Wahid berpesan, hendaknya mereka dapat menjadi panutan dan menjadi tempat ‘curhat’ bagi warganya. Karena, menurut Habsi, tentu mereka dipilih untuk mendengarkan aspirasi dari warga desa.
Selain itu Bupati berharap Kades dapat menguasai kondisi desa termasuk administrasinya, sehingga pengelolaan desa dapat lebih efektif dan sesuai dengan rambu aturan yang ada.“kades harus mampu melaksanakan tiga tugas utama yakni menjalankan pemerintahan,melaksanakan pengelolaan anggaran dan menyelengarakan tugas kemasyarakatan, ini gampang-gampang susah karena yang akan saudara hadapi berbagai macam karakter warga yang berbeda-beda.” Sebut Habsi Wahid.
Menutup penjelasannya Bupati menegaskan kepada para kepala desa untuk dapat berlaku adil kepada masyarakatnya. Menanggapi pesan Bupati, Kepala Desa Ahu, Tapalang Barat, Jasmin usai pelantikan mengatakan bahwa ia akan berusaha melaksanakan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Termasuk mendengarkan keluhan maupun masukan dari masyarakat. Menurutnya, selaku Kepala Desa mesti pandai menyesuaikan diri dengan masyarakat agar dapat tercipta hubungan yang harmonis. “sebagai kades ya kita harus menciptakan hubungan yang baik dengan semua golongan masyarakat. Kita mesti pandai-pandai menyesuaikan diri dengan masyarakat supaya kita bisa bekerjasama dengan baik.” Papar Jasmin. Adapun delapan Kades yang telah dilantik yakni empat di Kecamatan Tapalang diantaranya Kepala Desa Kopeang, Rahman M., Kepala Desa Bela, Hanapi, Kepala Desa Rantedoda, Asmil, dan Kepala Desa Taan, Rahmat. Sementara empat lainnya di Kecamatan Tapalang Barat yaitu, Kepala Desa Lebani, Jumadir, Kepala Desa Ahu, Jasmin D., Kepala Desa Pangasaan, Asa’d dan Kepala Desa Dungkait, Arman. Mereka akan menjabat selama enam tahun sejak resmi dilantik. (Hms- Dian Hardianti)



0 comments