- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Bantuan Benih Jagung Untuk Mamuju Tertahan di Kantor BPP Kecamatan, Ada Apa?
MAMUJU KAREBA1.COM-Sejumlah Kelompok Tani di Kabupaten Mamuju mengeluhkan penyaluran bantuan benih jagung dari pemerintah pusat yang hingga saat ini belum sampai ke tangan petani.
Menurut para petani, tanpa alasan yang jelas, benih jagung yang seharusnya sudah diterima, hingga saat ini masih ditampung di kantor pertanian kecamatan. Padahal para petani sudah sangat membutuhkan benih jagung tersebut.
Kepada media ini, salah seorang perwakilan petani mendesak kepada aparat terkait di daerah ini, agar segera membagikan bantuan benih jagung yang sudah dikucurkan pemerintah pusat tersebut.
“Seharusnya kita sudah bisa melakukan penanaman jagung pada awal bulan ini, namun kabarnya bibit jagung bantuan tersebut tertahan di kantor BPP Kecamatan karena pihak Dinas Pertanian Kabupaten belum memberi izin dilakukan distribusi kepada petani,” kata Ramlan salah seorang pengurus kelompok tani di Kecamatan Kalukku, Minggu (8/5/2016).
Sebelumnya, salah seorang sumber di kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kalukku yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya terus didesak oleh para petani yang meminta bantuan benih jagung dari pemerintah pusat tersebut segera dibagikan.
Namun menurutnya, belum tersalurkannya bantuan benih jagung dimaksud disebabkan adanya instruksi dari Dinas Pertanian Kabupaten yang meminta agar pembagian benih jugung untuk sementara ditunda sambil menunggu perintah selanjutanya.
“Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena ada perintah dari Kabupaten. Memang benih sudah kami terima melalui Provinsi dan saat ini ditampung di kantor BPP, tapi ada instruksi dari Kabupaten supaya jangan dibagikan,” kata salah seorang staf kantor BPP Kecamatan Kalukku yang minta namanya tidak ditulis.
Reporter: Wahab Baso



0 comments