- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PMII Dialog lintas Agama
Mamuju Kareba1- PMII Cabang Mamuju melakukan dialog publik Lintas Agama, untuk menyikapi issu yang terjadi akhir – akhir ini dan memberikan penyadaran ke teman – teman OKP, BEM dan ormas serta masyarakat Ketua Pmii cabang Mamuju Wais Walkoni meminta agar semua pihak tidak terprovokasi issu penyerangan terhadap tokoh agama dan rumah ibadah.
Hal tersebut menjadi permasalahan bangsa hari ini, karena penyerangan tersebut di kaitkan ke issu lain seperti issu SARA , issu politik dan issu kebangkitan PKI, sehingga potensi dan ancaman lebih besar kalau permasalahan ini tidak di tangani dengan serius atau bahkan di biarkan begitu saja, karena jelas tujuan dari kejadian tersebut adalah membuat kegaduhan dan kekacauan di Indonesia.
Dalam dialog ini menghadirkan narasumber perwakilan tokoh agama di Sulbar, seperti Amran Hb (PP GP Ansor), Mulyadi (Kabid Pendidikan Kanwil Kemeneg Sulbar), Charly Wijaya (Pengurus PSMTI Sulbar, Wayan Buja (tokok Agama Hindu), Anto Ranteallo (Tokoh Agama Katolik Santa Maria Mamuju).

Tokoh- tokoh agama yang hadir dialog, narasumber perwakilan tokoh agama di Sulbar, seperti Amran Hb (PP GP Ansor), Mulyadi (Kabid Pendidikan Kanwil Kemeneg Sulbar), Charly Wijaya (Pengurus PSMTI Sulbar, Wayan Buja (tokok Agama Hindu), Anto Ranteallo (Tokoh Agama Katolik Santa Maria Mamuju).
Ini menjadi antisipasi dini terhadap issu yang ada di luar daerah masuk ke Sulbar apa lagi tahun ini adalah tahun politik.
Setelah selesainya dialog narasumber dan peserta dialog menandatangani deklarasi penolakan tempat ibadah untuk kampanye.#



0 comments