- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Mamuju Launching Gerakan Sholat Subuh Berjamaah
Mamuju Kareba1- Sukses dengan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) dan Gerakan Bebas Buta Aksara Alquran, Pemerintah Kabupaten Mamuju pada Ahad (29/10) kembali melaunching satu gerakan yakni Gerakan Sholat Subuh Berjamaah pada lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju.
Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid yang melaunching gerakan tersebut, mengatakan kegiatan yang digagas atas kerja sama dengan pihak Polda Sulawesi Barat tersebut semata-mata untuk memakmurkan Masjid, menurutnya dengan dilaunchingnya gerakan tersebut masyarakat, khususnya ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju dapat melaksanakan salah satu rangkaian ibadah wajib yang diperintahkan.

“gerakan ini merupakan ajakan Pemerintah bagi seluruh masyarakat khususnya para ASN untuk melaksanakan semua rangkaian ibadah wajib yang telah diperintahkan” ujar Habsi Wahid.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharuddin Jafar sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamuju, pasalnya Kapolda mengungkapkan suatu daerah akan baik jika semua kegiatan dimulai dari tempat ibadah.
“kalau daerah mau baik, itu dimulainya dari tempat ibadah, terutama Masjid. Dengan penduduk mayoritas muslim maka Masjid harus kita makmurkan, kalau makmur Masjidnya maka daerah itu Insya Allah daerah itu akan makmur” terang Baharuddin Jafar
Acara yang dipusatkan di Masjid Raya Suada Mamuju, mendatangkan langsung salah satu Ustad Kondang yakni, Yusuf Mansyur untuk menyampaikan tausyiah kepada Jamaah yang hadir dan memenuhi area Masjid Raya. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri, Gubernur Sulawesi Barat, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Wakil Bupati Mamuju, Kapolres Mamuju, Dandim 1418 Mamuju, kepala OPD Lingkup Pemkab Mamuju dan masyarakat Mamuju dan sekitarnya.
Sumber : (HMS-Hasran)



0 comments