- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
SDK: Sekolah Rakyat Cara Sistematis Putus Rantai Kemiskinan

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan saat bertemu Menteri Sosial RI, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Menurut SDK, Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, melainkan ekosistem yang membentuk anak secara menyeluruh. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap, pemetaan bakat (talent mapping), penyediaan asrama layak, seragam lengkap, makan bergizi tiga kali sehari plus snack, perlengkapan sekolah gratis, pembelajaran digital berbasis laptop dan LMS, hingga pembinaan kedisiplinan serta pola hidup sehat.
“Saya sangat mengapresiasi program unggulan Presiden Prabowo ini. Sekolah Rakyat adalah cara sistematis mengentaskan kemiskinan di daerah. Dengan memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan, gizi, kesehatan, dan karakter yang baik, kita tidak hanya membantu hari ini tetapi juga memutus mata rantai kemiskinan untuk generasi berikutnya,” ujar SDK.
Sebagai bentuk dukungan nyata, SDK memastikan pembangunan Gedung Sekolah Rakyat beserta fasilitas pendukung akan dimulai tahun ini di dua titik, yakni Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar. Langkah ini diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain di Sulawesi Barat.
Pertemuan strategis tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Sulbar Abdul Wahab, Kepala Bapperinda Junda Maulana, Kepala Dinas Perkim Maddarezki, serta Tenaga Ahli Gubernur Bidang Antar Lembaga Hajrul Malik. (rls)




0 comments