- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
KPID Sulbar Tawarkan MoU Dengan Polda Sulbar Untuk Penertiban Penyiaran

MAMUJU KAREBA1.Com- Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si kembali menerima kunjungan silaturahmi kali ini dari pihak KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Sulbar Terkait Pengawasan Lembaga Penyiaran Sehat Dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan.


Pihak KPID Sulbar dalam kesempatannya memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Sulbar terkait pengawasan penyiaran. Disamping itu, pihaknya juga menawarkan 3 (tiga) poin MoU kepada Kapolda Sulbar.
Adapun 3 poin MoU yang ditawarkan demi penertiban penyiaran sehat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan yaitu :
- Masalah pengawasan penyiaran lembaga dakwa.
- Pengawasan penyiaran terkait BPOM mencakup obat-obatan dan kosmetik.
- Penindakan kepada para pemilik TV Kabel yang tidak memiliki Izin.
Menyikapi kunjungan KPID tersebut, pertama-tama Kapolda mengucapkan terimakasih kepada pihak KPID atas kunjungannya, hal ini menandakan kepercayaan terhadap Polri sangat baik.
Terkait tawaran MoU dari KPID, Kapolda Sulbar hanya memberikan saran dan masukan kerena setiap Mou yang di bangun harus berdasar dengan Mabes Polri sementara KPI sendiri belum melakukan MoU dengan pihak mabes.
Kapolda mengatakan, rencana aksi yang akan dilakukan ini kami tetap mengapresiasi sudah bagus hanya saja mungkin kami hanya bisa memberikan bantuan pengamanan itupun terkait poin ke 3 saja dari MoU yang ditawarkan.
Untuk hal ini, mungkin bisa menyurat dalam hal bantuan pengawalan saat melakukan penertiban terhadap para pengguna TV Kabel yang belum ada Izin. Sementara untuk 2 Poin MoU yaitu 1 dan 2 kami pelajari dulu dengan baik.
Agar rencana penertiban TV Kabel berjalan baik ada baiknya bila merumuskan langkah saat butuh pendampingan Polri, apa yang mau di raih bagaimana bertindaknya.
Selain itu, Datakan TV Kabel yang ada dan harus ada kerjasama dengan TV kabel yang sudah ada perijinannya sehingga dalam penertibannya bisa berjalan dengan baik, tutur Kapolda.
Sementara itu, Ketua KPID Sulbar April Ashari mengucapkan terimakasih atas pencerahan yang diberikan Kapolda terkait pengoprasian kerja yang baik.
Meski Mou yang kami tawarkan belum disetujui, tapi masukan dan saran yang diberikan sangat berarti untuk pelaksanaan tugas kami kedepan, terimakasih juga atas sambutannya menerima kami di Polda Sulbar, tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dirkrimsus, Dir Binmas dan Kabid Kum turut mendampingi Kapolda Sulbar, Selasa (7/5/19).
Ditempat yang berbeda Kabid Humas AKBP Hj. Mashura menjelaskan nota kesepahaman yang ditawarkan oleh pihak KPID dalam pengawasan penyiaran untuk guna mewujudkan penyiaran sehat menjelang bulan suci ramadhan. Hanya saja gawaiannya di luar kemampuan Polri namun untuk dukungan pengamanan saat melakukan penertiban siaran khususnya yang tak berizin bisa meminta pendampingan polri.



0 comments