- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Pemuka Agama di Mamuju Minta Masyarakat jaga Persatuan

Mamuju Kareba1.com- Pemuka agama di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat meminta masyarakat Mamuju menjaga persatuan dan kesatuan selama tahapandi pemilu 2019.
“Alhamdulillah, rasa syukur kita kepada Allah SWT yang memberikan kedamaian dan kondusifitas keamanan di daerah, sehingga Pemilu yang kita laksanakan pada 17 April 2019 ini masih tetap kondusif,” kata Ustadz Muhammad Kamil Ahmad
Ia mengatakan, dinamika pasca pemilu 2019 merupakan hal yang wajar, mengingat kontestasi tidak mungkin menyenangkan semua, dan wajar kalau ada sebagian pihak belum bisa menerima dengan lapang dada atas hasil yang diperoleh.
“Yang terpenting kita semua mau menghormati apapun hasil akhir yang ditetapkan KPU pada tanggal 22 mei nantinya,” kata Ustadz Kamil yang juga wakil ketua Madrasah Amaliah Guppi Kabupaten Mamuju.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Bawaslu, Aparat TNI, Polri dan pihak terkait lainnya yang sudah bekerja dengan baik sehingga pemilu tetap berjalan aman lancar dan kondusif.
“Terkait adanya provokasi dan berita hoax yang dikembangkan terkait hasil quick count, saya menyerukan agar kita semua tetap tenang, dan menjaga persatuan dan kesatuan serta ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Indonesia sesuai amanat konstitusi, sampai hasil resmi dari KPU dinyatakan selesai,” katanya.
Ia menghimbau semua elemen masyarakat, tokoh elit politik baik lokal maupun nasional, dan pemangku kepentingan supaya dapat meredam isu – isu negatif dengan kearifan lokal, guna meminimalisir perpecahan sesama anak bangsa, umat dan NKRI.



0 comments