- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Dinkes Sulbar Bantu Gempa Sulteng

Mamuju Kareba1- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat fasilitasi bantuan kemanusian dari negara Spanyol untuk korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Meskipun sudah enam bulan bencana gempa dan tsunami Palu (Sulteng) telah berlalu, namun bantuan masih berlanjut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Dr Ahmad Azis M Kes di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, pemerintah Sulbar telah memfasilitasi bantuan kemanusiaan dari negara Spanyol untuk korban bencana gempa dan tsunami Sulteng dan telah melepas bantuan tersebut.
“Bantuan Spanyol merupakan bantuan dari LSM UNGD Bonberos Unidos Spain yang juga difasilitasi koresponden Sanyol di Sulbar, Mismarani,” katanya.
Ia menyampaikan, bantuan yang dikirim tersebut berupa selimut dan logistik makanan sebanyak 20 koli diangkut dalam mobil box Dinas Kesehatan Sulbar menuju kota Palu, Sulteng.
“Bantuan ini merupakan kelanjutan dari bantuan negara Spanyol sebelumnya pada daerah terdampak bencana gempa dan tsunami Palu,” katanya.
Presiden ONGD Bonberos, Antonio Nogales Rogrignes, mengucapkan banyak terimah kasih atas bantuan Dinas Kesehatan Sulbar yang memfasilitasi bantuannya.
Tiga hari pasca bencana di Palu, tim kendali bencana Dinas Kesehatan Pemprov sulbar juga telah mengirimkan tim kesehatan terdiri darindokter dan perawat bekerjasama dengan Amerika Project Home yang merupakan organisasi Sosial Amerika di Asia, bersama juga dengan Tim project home Jakarta, Gorontalo dan Makassar memberikan pelayanan kesehatan untuk korban gempa Palu.





0 comments