- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Bupati Dorong Gerakan Mamuju Mapaccing di Ibu kota Sulawesi Barat
MAMUJU- Bupati Mamuju H.Habsi wahid terlihat terus bersemangat mendorong Gerakan Mamuju Mapaccing di Ibu kota Sulawesi Barat, selain melalui pendekatan kebijakan dengan berbagai inovasi seperti dengan melimpahkan sebagian kewenangan Dinas Lingkungan hidup dan kebersihan ke kecamatan dan Lurah, Bupati yang memasuki tiga tahun kepemimpinannya ini juga intens mengevaluasi kinerja para ujung tombak kebersihan sekaligus terus mencari formulasi yang tepat untuk mewujudkan Mamuju yang benar-benar bersih.
Menggaungkan “Salam Mamuju Mapaccing” Bupati Mamuju juga terus mengefektifkan sosialisasi kemasyarakat dengan berbagai saluran yang ada, baik melalui media cetak, media sosial serta media elektronik lainnya, hari ini kita bersosialisasi lewat radio kita berharap para pendengar yang tentu berada diseputar kota Mamuju dapat memiliki ruang berinteraksi agar segala permasalahan dan unek-unek mereka dapat tersampaikan, dan itu tentu menjadi bahan evaluasi kita untuk diperbaiki, kata Habsi usai berdialog interaktif di salah satu stasiun Radio (Rabu, 30 januari 2019)
Mengurai berbagai tantangan untuk menyukseskan gerakan yang bertujuan merubah mindset masyarakat, Habsi menerangkan saat ini jumlah armada kebersihan masih sangat terbatas, hanya terdapat 16 armada Mobil Truck 2 diantaranya dalam kondisi rusak berat, motor roda tiga 28 unit hampir semua telah dialihkan ke kelurahan, jumlah tersebut tidak berimbang dengan kepadatan penduduk Mamuju yang semakin meningkat, namun demikian dengan pengalihan kewenangan kepada lurah diharapkan akan memutus mata rantai penanganan sampah karena para lurah adalah garda terdepan pemerintah yang bersentuhan dengan masyarakat, ungkap Habsi. Menutup penjelasannya Ia menegaskan seberapapun keinginan pemerintah untuk menciptakan Mamuju yang bersih, namun tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat maka hal tersebut akan sulit tercapai, termasuk pula dukungan dari pihak swasta dan lembaga eksternal untuk dapat menyalurkan CSR nya untuk membantu suksesi Mamuju Mapaccing. (HMS-MMJ)



0 comments