- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
DPRD Sulbar dorong pemerintah antisipasi virus Jembrana

Mamuju Kareba1- DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi guna mendorong dilakukannya langkah-langkah antisipasi terhadap penyebaran virus Jembrana agar tidak semakin mewabah di daerah itu.
Rapat koordinasi itu dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Sulbar Sudirman, di Mamuju, Jumat,
Sudirman mengatakan Pemerintah Provinsi Sulbar diminta untuk secepatnya mengambil sikap atau langkah dan tindakan cepat, melakukan antisipasi penyebaran virus Jembrana.
Menurut dia, sejumlah hewan ternak masyarakat pada sejumlah daerah di Sulbar sudah terjangkit virus jembrana meskipun jumlahnya masih relatif sedikit.
“Secepatnya diminta melakukan vaksinasi ternak yang sehat agar tidak terpapar virus jembrana,” ujarnya.
Ia juga meminta agar masyarakat melaporkan kepada petugas peternakan jika terdapat ternaknya yang sakit agar dilakukan vaksinasi.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik meminta agar jajaran pemerintah Sulbar menempuh langkah-langkah antisipasi terhadap virus Jembrana yang mulai menyerang ternak sapi di daerah itu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Peternakan (PTHP) dan Balai Besar Veteriner Maros telah diturunkan di lokasi kejadian./ant
Ia meminta pemilik ternak untuk melakukan isolasi atau karantina terhadap ternak yang ditemukan terjangkit virus.
“Tim pencegahan juga melakukan penyuntikan vitamin dan antibiotik pada sapi yang terjangkit virus Jembrana bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner Maros dalam upaya peningkatan imun ternak sapi,” ujarnya.




0 comments