- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Habsi Yakin Pendekatan Keagamaan Akan Mudahkan Jalan
MAMUJU KAREBA 1- Pendekatan keagamaan lewat si’ar agama diyakini Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid sebagai salah satu langkah yang akan memudahkan jalan guna mewujudkan berbagai rencana program Pemerintah, karenanya hingga saat ini Pemerintah Daerah Mamuju yang mendapat dukungan dari Kapolda Sulawesi Barat terus menggencarkan sejumlah program keagamaan, utamanya gerakan shalat subuh berjamaah yang telah dilaunching 4 bulan yang lalu, kini berlanjut di Kecamatan Tapalang Sabtu, (6/1/2018) tepatnya di Masjid Jami’ Nururrahman Kelurahan Dayanginna yang juga menjadi kecamatan kedua yang dicanangkannya shalat subuh berjamaah setelah Kecamatan Kalukku.
Terkait keyakinannya itu, Bupati tak henti – hentinya mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan subuh berjamaah, karena itulah tuntunan umat muslim untuk melaksanakan shalat yang sudah menjadi kewajibannya, ia juga mengatakan bahwa membuat satu persepsi menjadikan Mamuju sebagai Daerah yang maju dan sejahtera itu tak akan tercapai tanpa pendekatan keimanan dan ini bukan hanya untuk umat muslim tetapi untuk semua umat beragama karena ini bukan lagi hanya mengenai pembangunan dan banyak konsep program lainya tetapi juga tentang keseimbangan dengan konsep keimanan yang menjadi inti untuk memulai. Lebih Lanjut Bupati
Selain untuk melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim yakni memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah ini merupakan satu bentuk silaturahmi kepada masyarakat, untuk mensosialisasikan program apa saja yang dijalankan oleh Pemerintah, karena untuk mencapai program itu perlu melalui pendekatan, hubungan kekeluargaan supaya timbal balik antara Pemerintah dan Masyarakat bisa sejalan. Pungkasnya.
Selepas itu, Muh. Yusus R selaku Lurah Dayanginna sangat mengapresiasi kegiatan yang di lakukan Bupati Mamuju, Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari dan Kapolda Sulbar H. Baharudin Djafar beserta Jajaran Kepolisian juga Pemerintah Daerah dengan momentum ini kami bisa bertemu langsung dengan pimpinan Daerah sekaligus bersilaturahmi, apalagi Bupati turun langsung melihat kodisi masyarakat sungguh kami merasa senang dan terharu atas apa yang telah dilakukan pemerintah untuk rakyat semoga kegiatan ini bisa berkesinambungan karena ini akan berdampak baik untuk masyarakat, karena bagaimanapun upaya yang dilakukan pemerintah untuk mensosialisasikan programnya tanpa ada keterlibatan langsung oleh masyarakat itu tidak akan efektif. (HMS. LSDH)



0 comments