- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PEMKAB DAN DEWAN KONSISTEN 10% ANGGARAN UNTUK KESEHATAN
MAMUJU KAREBA1- Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju sepakat konsisiten berikan anggaran 10% untuk kesehatan dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sebanyak 1 triliun lebih
Hal tersebut disampaikan Bupati H. Habsi Wahid dan ketua DPRD Mamuju Hj. Sitti Suraidah Suhardi saat menghadiri dialog interaktif yang bertajuk “Ngopi Bareng Warga” dengan tema Penanganan solusi gizi kurang terhadap ibu hamil dan anak di Kabupaten Mamuju yang di prakarsai oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik dan Radio Republik Indonesia (RRI) melalui program siaran pembangunan Pro 1 RRI Makassar FM 94.4 MHz RRI Mamuju FM 96 MHz yang berlangsung di Desa Karampuang Mamuju Kamis, (26/20/2017).
Ketua DPRD Mamuju Hj. Suraidah mengatakan bahwa penganggaran dibidang kesehatan dari APBD itu ada 10% ini sudah kita lakukan dan kita akan memaksimalkan dari anggaran total APBD sebanyak 1 triliun lebih karena masih banyak kebutuhan yang juga harus diupayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur yang tak kalah urgennya.
Ditempat yang sama Bupati Mamuju juga menyampaikan dengan adanya program penanganan gizi kurang ini, bisa memberikan gambaran kepada masyarakat pentingnya kita menjaga kesehatan dan lingkungan “Terimakasih kepada Direktorat Jenderal Kominfo dan RRI semoga dengan kegiatan ini bisa membantu masyarakat bisa lebih hidup sehat dengan mengikuti harapan Pemerintah agar masyarakat bisa lebih baik”.
Adapun upaya lain dari Pemerintah yakni melalui ekonomi kreatif dari bahan pangan untuk membuka lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan, kita hadirkan satu peluang bisnis dengan memberikan satu mesin kemasan untuk membantu ibu – ibu yang mempunyai usaha makro utamanya yang ada di pulau karampuang dan itu akan segera didatangkan untuk membantu menjalankan usaha dan itulah salah satu upaya Pemerintah untuk meningkatkan kulitas masyarakat, Pungkas H. Habsi Wahid.
Sumber : (HMS. Lisa Sari Dewi Hasanuddin)



0 comments