- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Analisa Bottleneck, Langkah Awal Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran
Mamuju Kareba1-Tahun 2017, Unicef kembali menandatangani kontrak kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Yayasan Karampuang. Salah satu porogram yang disepakati ialah Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran. Sebagai langkah awal dari program ini, dilakukan review layanan terpadu pencatatan kelahiran dan analisa bottleneck (sumbatan masalah) yang berlangsung di d’Maleo Hotel, pada hari Kamis (27/7).
Program Manager Bidang Perlindungan Anak Yayasan Karampuang Ija Syahruni mengatakan, penting untuk melakukan review dan analisa sumbatan masalah, untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala dalam kepemilikan dokumen kependudukan. Dengan begitu, dapat dirancang solusi konkrit pencatatan kalahiran untuk mendapatkan dokumen kependudukan utamanya akta kelahiran sebagai hak dasar anak.
Sekretaris Daerah Kab. Mamuju, H.Suaib Kamba hadir dalam kegiatan ini sekaligus membuka acara secara resmi. Ia berharap, kegiatan ini benar-benar menghasilkan sebuah sumbangsih pemikiran ataupun hasil yang maksimal guna menunjang keberhasilan program Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran.
“Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju kembali mengapresiasi dan menyambut baik kepada pihak Unicef yang begitu gigih kembali mendukung Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam upaya peningkatan layanan pencatatan kependudukan.” Kata Suaib.
Kegiatan review dan analisa ini diikuti oleh unsur yang terlibat di sistem relasi pelayanan terpadu pencatatan dokumen kependudukan, diantaranya Bappepan, Disdukcapil, BPM-PTSP, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Disdikpora, IBI Mamuju, Dinas Kesehatan, Diskominfosan, Satbinmas Polres Mamuju, RSUD Mamuju, RS Mitra Manakarra, KUA Mamuju serta Camat, Lurah dan Kepala Desa daerah pilot program.
Untuk diketahui, tahap awal program peningkatan cakupan akta kelahiran, terpilih tiga titik pilot program, diantaranya Kelurahan Binanga Kec. Mamuju, Desa Botteng Utara Kec. Simboro dan Desa Bunde Kec. Sampaga. (Hms- Dian Hardianti Lestari)



0 comments